Ra Lilur Wafat, Madura Kembali Berduka Cita

Ra Lilur Wafat, Madura Kembali Berduka Cita

Syaichonacholil.net-Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Bangkalan kembali berduka cita setelah wafatnya KH. Busyro Damanhuri (geger) beberapa waktu lalu, kali ini berita duka cita datang dari Banni Cholil atas wafatnya RKH. Kholilurrahman putra dari KH. Zahrowi dan Nyai Romlah (Ummi Alm. KHS. Abdullah Schal).  Almarhum tutup usia pada malam selasa (11/04). Di Desa Banjar Kecamatan Tanah Merah Bangkalan.

Berita wafatnya Ra Lilur (sapaan akrabnya) pertama kali menyebar luas di medsos yang berisikan percakapan Ketua Tanfidziah NU Bangkalan KH Makki Nasir di grup WA PC NU Bangkalan, beliau mengabarkan bahwa Ra Lilur telah menghembuskan nafas terakhirnya pada malam selasa.

Almarhum  yang semula berada di Desa Banjar Tanah Merah itu dipindahkan ke kediaman putranya, Ra. Bir Ali di Demangan Barat Bangkalan Kota (area PP. Syaichona Moh. Cholil) untuk dimandikan dan dikafani disana oleh majlis keluarga Ra Lilur.

Jenazah di mandikan dan di kafani pada pagi harinya. Setelah itu jenazah disholati di Musholla Syaichona Moh. Cholil Turut hadir juga dalam prosesi tersebut  KH. Saifullah Yusuf, KH. Zubair Muntashor dan KH. Nawawi Bin Abdul Jalil.

Selanjutnya, jenazah langsung dibawa ke Masjid Martajasah untuk dishalati kembali dan sekaligus akan dimakamkan disana berkumpul bersama Dzurriyyah Banni Cholil lainnya.

Di Masjid Martajazah jenazah almarhum RKH. Kholilurrahman disholati kembali, sholat jenazah sebanyak dua kali yang pertama diimami oleh KH. Nawawi Bin Abdul Jalil dan yang kedua diimami oleh Ra Muktafi dan pemimpinan pembacaan doa dipimpin oleh Ra Muham, ribuan pasang mata haru pentakziyah menjadi saksi nyata pemakaman tersebut waliyullah tersebut.

Dhoifur Rohman

 

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan