Meneguhkan Semangat Ber-M3, Mengaji Mengkaji Dan Mengamalkan

Meneguhkan Semangat Ber-M3, Mengaji Mengkaji Dan Mengamalkan
penutupan m3, msyawarah

Majlis Munadharah wal Maktabah (M3) menutup kegiatan musyawarahnya pada masa khidmah tahun ini dengan mengangkat tema : Meneguhkan Semangat Ber-M3, Mengaji Mengkaji Dan Mengamalkan, Rabu (28/03) malam. Di ruang auditorium utama pondok pesantren Syaichona moh. Cholil Bangkalan.

Dijelaskan oleh Ust. Mustaqim . kegiatan musyawarah ini telah melalu lalang sejak lama tercatat oleh sejarah bahwa kegiatan musyawarah telah muncul mulai sejak tahun 1998 walaupun belum terwadahi dengan baik dan mulai terorganisir dengan baik pada tahun 2000 dengan nama M3 (majlis musyawarah ma’hadiyah), dengan bergulirnya waktu kepanjangan M3 telah berubah menjadi majlis munadharah wal maktabah (hingga sekarang).

“M3 itu bukanlah mon mareh-mareh” canda  Muallim, Ketua M3 diiringi senyum lebar  segenap santri. Pada sambutan mengatasnamakan Ketua M3, beliau banyak memaparkan prihal pentingnya mengikuti kegiatan M3 atau kata lainya adalah kegiatan musyawarah.

Mengaji, lanjutnya. sebagi kebutuhan primer para kaum sarungan dan juga sebagai ikatan emosional terhadap guru, mengkaji adalah bentuk tafaqquh fiddin, memperdalam khazanah keilmun kita dalam mengkaji kitab salfus-sholeh (kitab kuning), insyaallah dengan ini kita akan termasuk orang-orang yang ditaqdirkan oleh allah menjadi orang baik (مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِيْ الدِّيْن), dan mengamalkan merupakan  hal terpenting setelah kita mencari ilmu maka mngamalkan adalah tolak ukur ilmu itu bermanfaat apa tidak terutama bagi diri kita sendiri.

Turut hadir dalam penutupan M3 pelopor berdirinya M3, Ust. Mustaqim, dewan asatid pondok pesantren Syaichona moh. Cholil bangkalandan juga mengundang Muballigh KH. Agus Moh. Zaky Hadzik (jombang, Cucu KH. Hasyim Asy’ari) dan KH. Abdullah Balya.

Muallim sebagai Ketua M3 selalu berusaha memaksimalkan semua kegiatan yang berafiliasi di bawah M3 dengan menghidupkan kembali semangat para santri dalam menelaah kitab kuning. “kami,pengurus M3 mengajak mengaji mengkaji dan mengamalkan sebagai bentuk upaya untuk kemudian hari dijadikan landasan filosofi terselenggaranya forum intelektual pondok pesantren, forum musyawarah, halaqoh, dan forum munadhoroh yang akan terus dilestarikan fii kulli waktin waahiin” harapnya.

Dhoifur Rohman

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan