PCNU Bangkalan Tetap Bersikap Netral Dalam Momen Pilkada Serentak 2018

PCNU Bangkalan Tetap Bersikap Netral Dalam Momen Pilkada Serentak 2018

Dalam rangka memperingati Harlah organisasi terbesar di Indonesia yangh telah menginjakkan umurnya yang ke-95. PCNU Bangkalan menggelar Harlah ini dengan bersamaan dengan harlah Ahbaabul Musthofa dan fakher’s Mania di Halaman Stadion Gelora Bangkalan.

Tentunya pada pesta Demokrasi tahun ini. baik Pilgub (pemilihan gubernur) maupun Pilbup (Pemilihan Bupati) PCNU Bangkalan terus mengimbau pada semua elemen masyarakat agar dalam pesta demokrasi ini tidak  melakukan kecurangan-kecurangan supaya tidak terjadi perpecahan antar Ormas Islam sendiri.

Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Bangkalan, KH. Makki Nasir. mengajak seluruh elemen NU baik struktural maupun kultural di semua tingkatan untuk kembali menciptakan suasana kondusif. “di tahun politik pilkada serentak 2018 ini, NU harus memberi contoh pada masyarakat agar perhelatan pesta demokrasi jangan sampai memecah persaudaraan, pilihan itu jangan apalagi sampai memperkeruh suasana .” teranganya.

NU selalu bersikap fleksibel dalam pemilihan Bupati dan pemilihan gubernur karena mereka semua mempunyai hak berpolitik. Sebab, bagaimanapun juga, sebagai warga negara indonesia mereka memang berhak untuk memilih dan dipilih, Kalaupun ada kepengurusan NU yang tampil mencalonkan dirinya di pilgub maupun pilbup dan ingin menjaring suara kalangan masyarakat itu adalah urusan personal dari masing-masing pihak.

Beliau meluruskan sikap NU tetap netral “sebagai organisasi NU tetap netralitasnya, NU secara kelembanggaan tetap netral dan kepengurusan masing-masing siapun dia berhak memilih dan dipilih.”

Dalam hal ini Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Bangkalan, KH. Makki Nasir. Menegaskan bahwa “NU tidak boleh berpolkitk praktis sesuai dengan peraturan, NU tetap tidak boleh mengarahkan dan sebagainya, NU istilahnya hanya menyediahkan pasar.”

Tiada lain semua ini adalah untuk meluruskan keinginan dan amanah para masyaikh dan para pendiri nahldatul ulama agar dakwah islam ini terus langgeng berfahamkan ahlussunnah wal jamaah. “ NU berkomitmen NKRI harga mati,ini tentunya juga untuk menjunjung tinggi konstitusi peraturan di negara Republik Indonesia ini, kita ikuti peraturan baik agama maupun Negara. Untuk mewujudkan cita-cita ”

Reporter : Dhoifur Rohman

Editor : Shoim_Karim (IMAS)

Tags: , , , , , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan