Malam Perpisahan Dengan Sang Mursid Tariqoh Asy-Asyadziliyah Berbarengan Dengan Turunnya Hujan

Malam Perpisahan Dengan Sang Mursid Tariqoh Asy-Asyadziliyah  Berbarengan Dengan Turunnya Hujan

Syaichonacholil.net-Kelurga besar Tariqoh Asy-Asyadziliyah Bangkalan mengggelar perpisahan dengan Syeikh Ahmad Amin Bin Syaikh Sa’duddin Bin Salim Al-murad As-Suri (makkah) di bingkai dengan tema “Senandung Sholawat Dan Malam Perpisahan.” Selasa(20/03),malam. Setelah beberapa minggu di Madura, acara tersebut di gelar di altar halamn Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Menunggu kehadiran Syeikh Ahmad Amin Bin Syaikh Sa’duddin Bin Salim Al-murad As-Suri (makkah) di tengah-tengah para hadirin, acara yang bertemakan Senandung Sholawat Dan Malam Perpisahan ini dimulai dengan pembacaan shalawat al-habsyi oleh Jami’yyah Ahbabul Musthofa Bangkalan

Acara ini adalah malam terakhir bagi untuk berjumpa dan bertatap muka dengan Syeikh Ahmad Amin Bin Syaikh Sa’duddin Bin Salim Al-murad As-Suri (makkah) pasalnya, beliau akan segera pulang ke tanah airnya satu hari lagi. ”fil haqiqah, saya tidak merasa dengan beberapa hari disini kecuali hanya sebentar karena kalian semua sungguh-sungguh belajar dan dalam keterkaitan kalian semua pada Allah SWT dan Nabi Muhammmad SAW.” Ungkapnya.

Beliau juga mengutarakan kenapa sampai bisa berminggu-minggu di Madura walaupun keadaan beliau kurang fit dan jauh meninggalkan keluarganya semata-mata karena nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. “saya lupa pada keluarga dan juga saya sampai-sampai saya lupa pada anak-anak saya, demi Allah SWT saya tidak merasa apapun keculi berada di hadratul quds.” paparnya.

“KH. Fachrillah, ini bukanlah perpissahan, Pastinya pertemuan ini akan terus berlanjut dengan se-idzinnya Allah SWT”. Pernyataan beliau ini mengharukan para hadirin berbarengan dengan turunya setetes demi setetes air dari langit membuat suasana makin haru. Sang Mursid Tariqoh Asy-Asyadziliyah, Syeikh Ahmad Amin Bin Syaikh Sa’duddin Bin Salim Al-murad As-Suri (makkah) Tariqoh Asy-Asyadziliyah menjelaskan malam ini bukanlah perpisahan untuk selamanya.

“Saya berharap pada kalian semua agar saya dimaafkan dari segala tingkah dan lemahnya lisan (ucapan) saya.” Harap beliau kepada semua hadirin.

Dhoifur Rohman

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan