Seminar Nasional, Peluang Bisnis Melalui Karya Tulis

Seminar Nasional, Peluang Bisnis Melalui Karya Tulis

Syaichonacholil.net-Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moh. Cholil Bangkalan menggelar Seminar  Nasional & Talk Show jurus jitu menjadi Writerpreneur  yang bertajuk “Peluang Bisnis Melalui karya Tulis” Sabtu (17/03)di Autorium STAIS Bangkalan, kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan para mahasiswa sebagai pengusaha muda dalam bidang tulis menulis (writerpreneur).

kegiatan seminar nasional ini dihadiri sekitar tiga ratus peserta dari berbagai perguruan tinggi dan SMA di Kabupaten Bangkalan seperti perguruan tinggi UTM, STITAL, STITMU, SLBA dan lainnya. Kabag kemahasiswaan STAIS Bangkalan, Dr.H. Ahmad Jauzi mengungkapkan dirinya merasa merinding ketika melihat para peserta seminar  “saya baru kali ini melihat peserta seminar yang di adakan oleh STAIS Bangkalan pesertanya sebanyak ini, sehingga  diri saya merasa merinding ketika melihat banyaknya para peserta seminar ”. Ungkap dosen STAIS Bangkalan.

Acara seminar kali ini di hadiri Much. Khoiri sebagai narasumber yang merupakan dosen dan penulis buku Unesa Surabaya dan juga Writerpreneur dan penulis 33 buku dalam 6 tahun. Dalam paparannya, Much. Khoiri banyak membahas tentang cara menjadi Writerpreneur. “Ada 6 jurus jitu menjadi Writerpreneur.  pertama, serius belajar menulis sehingga mahir menulis. Kedua, percobaan penerbitan lewat blok, webset, Koran, tabloid dan lainnya. Jurus Ketiga, ketika sudah mahir menulis , targetnya menulis buku”. Lanjunya

“Keempat, setelah bisa menulis buku, target selanjutnya adalah menulis buku laris (layak jual). Target kelima, harus bisa menjual buku karya sendiri. Ya, target terakhir adalah memiliki manajemin Writerpreneur”.papar perintis jaringan leterasi Indonesia (JALINDO)

Setelah pemateri menjelaskan cara menjadi seorang Writerpreneur  acara dilanjutkan sesi diskusi, salah satu peserta seminar dari STITAL Ibrohimi menanyakan cara memperindah bahasa dalam karangan sebuah novel kemudian pemateri menjelaskan bahwa dalam sebuah karangan novel harus berkarakter bukan sekedar cerita tapi harus menggambarkan alur cerita tersebut. Imbuh pemateri

Di penghujung acara seminar tersebut acara di tutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba menulis karya ilmiyah dan karya fiksi yang di ikuti sekitar tiga puluh peserta dari berbagai perguruan tinggi di kabupaten Bangkalan. Dan pemberian cindra mata kepada empat penanya di acara seminar  tersebut.

Reporter : Rasyid Harun

Editor : Shoim Karim (IMAS)

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan