Memperkokoh Santri Dalam Amaliyah Maulid Nabi

Syaichonacholil.net- Dalam rangka menyambut bulan Rabiul Awal 1439 H. Atau mayoritas masyarakat menyebut bulan Maulid, Pon-Pes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan menggelar Malam Dzikrul Maulid Nabi Muhammad SAW  pada hari Sabtu (26/11) malam. Yang dihadiri Kh. Muhammad Sholeh Adnan dari Pamakasan sebagai penceramah ilmiyah pada acara tersebut. Terselenggaranya peringatan Malam Maulid Nabi Muhammad SAW bertujuan agar para santri kuat dalam Amaliyah Maulidul Rasul.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan acara rutinitas Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil setiap tahunnya. Acara dibuka oleh Agus Lukman dengan pembacaan ummul kitab dan dilanjutkan dengan berniat melaksanakan Dzikrul Maulid Nabi ”Mari kita bersama sama berniat menghadirkan Maulidul Rasul.” Himbau Agus Lukman kepada semua santri.

Dalam kata sambutan oleh Organizing Commite (panitia pelaksana) menyampaikan “Ahlan wa sahlan bihudurikum para ulama para asatidz para santri yang telah memenuhi undangan kami dan saya sangat terterima kasih pada para panitia acara yang sudi menemani kami untuk mengad- akan Maulid Nabi Muhammad SAW.” Imbuh Ust. Abd Fattah salah satu asatidz madrasah al-ma’arif.

Disela-sela acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diadakan pemberian hadiah juarawan baca kitab taqrib terbaik dan tercepat oleh Madrasah Al-Ma’arif tarbiatul iddadiyyah al- miftahul ulum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Yang juara pertama diraih Khoirul Basaruddin santri asal Pulau Mandangin Sampang. Dan juga pemberian juara perpustakaan Pon-Pes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan yang bertujuan untuk menambah minat membaca para santri.

Ada beberapa harapan dari ketua umum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil dengan diadakannya peringatan malam Maulid Nabi Muhammad SAW. “Alhamdulillah kita bisa melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertujuan untuk menandakan liburnya santri, Kegiatan rutin ini dimaksudkan supaya Maulid yang dilaksanakan di pesantren ini menjadi percontohan melaksanakan  maulidan di rumah-rumah.” Dauh Rkh. Nasih Aschal

Beliau melanjutkan pembicaraan “Saya berharap kepada kalian semua agar bisa bermaulidan ditempat lain dengan model seperti ini. Maulid bernilai lebih ketika perayaan Maulid Nabi dilaksanakan dipesantren karena diarahkan oleh Guru, Ustadz dan dijaga betul agar peringatan Maulid Nabi melahirkan santri yang menirukan Nabi Muhammad SAW.” Dauh ketua RMI NU Bankalan. Ketika menyampaikan kata sambutan acara malam peringatan Maulid Nabi.

 

Pewarta : Harun

Editor : Syafi’I Torikol Azis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *