Kunjungi Pesantren, Menteri Luhut Binsar Panjaitan Serahkan Hewan Kurban

Kunjungi Pesantren, Menteri  Luhut Binsar Panjaitan Serahkan Hewan Kurban
Simbolis : Menko Luhut Binsar Panjaitan Yang Didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Dan wakil Bupati Bangkalan Menyerahkan Dua Hewan Qurban Secara Simbolis Kepada KH. Nasih Aschal

Simbolis : Menko Luhut Binsar Panjaitan Yang Didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Dan wakil Bupati Bangkalan Menyerahkan Dua Hewan Qurban Secara Simbolis Kepada KH. Nasih Aschal

SyaichonaCholil.net – Rabu (30/08), Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman Republik  Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan dengan  didampingi  wakil Gubernur Jawa Timur  H. Syaifullah Yusuf  beserta Wakil Bupati Bangkalan  bersilaturrahim ke Ponpes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan sekaligus menyerahkan dua  hewan kurban  kepada  pimpinan  Ponpes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan.

Seperti  diketahui, rombongan Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan  tiba di Bangkalan sekitar Pukul  09:00 WIB dengan mengunakan pesawat helikopter  kemudian dilanjutkan perjalanan darat menuju Ponpes Nurul Cholil dan Ponpes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, yang di sambut hangat oleh KH. Moh . Nasih Aschal  beserta  segenap majelis keluarga dan para santri.

Sebelum penyerahan hewan kurban, Jenderal TNI  Luhut  Binsar Panjaitan menyampaikan di hadapan para santri maksud dan tujuan bersilaturrahim ke pesantren untuk mengajak semua santri guna bersama sama mengawal  Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila melalui pesantren yang mempunyai latar belakang hebat.

“semua santri, kalian beruntung bisa nyantri disini, kalian pastinya punya mimpi suatu ketika untuk menjadi tokoh nasional, karena banyak pemimpin-pemimpin  di Republik ini yang lahir dari pesantren terkenal , dan kalian sebagai generasi muda harus mengemban spirit yang diberikan oleh pendiri pesantren dengan semangat belajar dan mempunyai kedisiplinan” tuturnya.

Diakhir sambutannya beliau berpesan kepada para santri untuk selalu merawat keberadaan pesantren dan para generasi santri harus siap untuk menjadi pemimpin yang memberi tauladan di lingkungan masyarakat dengan memberi contoh kepada orang yang  dipimpin “kalian jangan pernah malu untuk menyantri  karena banyak tokoh tokoh NU banyak nyantri di pesantren ini tentu aura dari pesantren ini luar biasa, untuk itu jika anda menjadi pemimpin kata kuncinya adalah ketauladanan”  Jelasnya.

Pewarta: Shoim_Karim

Editor : Zainal Arifin

Tags: , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan