Ra Nasih : Siapapun Yang Ingin Merusak Negeri Ini Maka Para Santri Harus Berada Di Garda Terdepan

Ra  Nasih : Siapapun Yang Ingin Merusak Negeri Ini Maka Para Santri Harus Berada Di Garda Terdepan

SyaichonaCholil.net- Mengawali rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke 72. Ponpes Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Menggelar Acara Refleksi Kemerdekaan, Selasa (15/08) yang diikuti Sekitar 1300 santri putra yang diawali dengan long marc dengan membawa obor dan bendera merah putih menuju TMP (Taman Makam pahlawan) Bangkalan yang dipimpin langsung oleh KH. Nasih Aschal.

Sebelum pemberangkatan menuju Taman Makam Pahlawan Bangkalan, Ra Nasih Sapaan akrabnya menjelaskan kepada beberapa awak media yang hadir bahwa maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk refleksi di hari kemerdekaan serta menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dari kaum pesantren sangat besar serta bagaimana kita mengisi pembangunan dalam berbangsa dan bernegara.

“ini adalah semangat kebangsaan dari kaum pesantren sangat  besar dan tentu ini tidak hanya berhenti disini tetapi kebangsaan harus tetap terpelihara, bangsa dan negara ini harus tetap kokoh  berikut juga bagaimana kita bisa mengisi pembangunan dalam berbangsa dan bernegara” terangnya.

Setelah melakukan long march dari ponpes Syaichona Moh Cholil dengan menggunakan obor sambil meneriakkan kalimat-kalimat kemerdekaan disertai menyanyikan lagu-lagu perjuangan menjadi pusat perhatian bagi pengendara serta warga sekitar kota Bangkalan. Sesampainya di Area Taman Makam Pahlawan ribuan santri langsung menggelar tahlil bersama yang dipimpin oleh KH. Makki Nasir.

“Sebentar lagi kita akan melaksanakan tahlil bersama untuk para pejuang-pejuang negara kita. Semoga perjuangan dari segenap pejuang-pejuang bangsa ini diterima disisi Allah SWT. Kita awali dengan mengucapkan salam kepada segenap pejuang dan guru kita.”

Selain itu Ra Nasih Menyampaikan dalam sambutannya bahwa refleksi kemerdekaan adalah sebagai bentuk merenung dan mengenang serta menteladani para pejuang penegak republik ini “malam ini kita bersama bermunajat dan menghaturkan doa  dengan harapan agar kita semua bisa mendapatkan motivasi , dorongan untuk memperkuat dan mempertahankan NKRI. Sehinnga kita para santri dapat meneruskan dalam upaya menjadikan negeri yang adil dan makmur.” Tuturnya

 

Diakhir sambutannya beliau berpesan sekaligus mengajak kepada semua santri untuk mengetahui makna kemerdekaan, bahwa bangsa ini memperoleh kemerdekaan oleh para pejuang yang telah melakukan tumpah darah sampai akhirnya kemerdekaan bisa  diraih “bagi kita kaum santri juga megerti betapa didalam perjuangan ada banyak sekali pembesar-ppembesar bangsa ini yang kalau kita katakan mereka adalah guru-guru kita, maka oleh karena itu ketika kita mendengar sebuah ungkapan NKRI harga mati ini adalah sebuah ungkapan yang dimaksudkan untuk mengajak semua masyarakat dan para santri, kita sebagai kaum sarungan harus bisa menjadi garda terdepan untuk menjaga keutuhan Negara kita. Siapaun yang ingin merusak negeri ini maka para santri harus berada di garda terdepan” tandas Ra Nasih sambil mengucapkan kalimat-kalimat merdeka. (Shoim_Karim/Red)

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan