Gaet Jurnalis Nasional Mengawal Pers Pesantren

Gaet Jurnalis Nasional Mengawal Pers Pesantren

Bangkalan-Demi meningkatkan kualitas pers di Ponndok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, wartawan Koran sindonews siap mengawal para santri untuk menjadi jurnalis professional lewat pelatihan yang dilakukan pada Sabtu (28/01) yang bertempat di ruang Micro Teacing STAIS Bangkalan.

Para santri yang mengikuti pelatihan ini sekitar 11 orang yang terdiri dari berbagai anggota media-media yang ada di Ponndok Pesantren Syaichona Moh. Cholil mulai dari Majalah ASCHAL, mading DemanganNews, mading Al-Arif dan para admin media online Syaichonacholil.net yang semuanya telah terbiasa dalam mengelola media.

Dua orang wartawan Koran sindo yang memberikan pelatihan tersebut adalah mas Feri dan Mas Ihya’ Ulumuddin (iik) yang keduanya telah berpengalaman dalam dunia jurnalis, perhatian mereka berdua kepada para santri yang mengikuti pelatihan adalah bagaimana cara menyempurnakan tulisan, karena teman-teman santri yang ikut telah biasa menulis di masing-masing media yang di tekuni, hanya saja teman-teman santri kurang penyempuranaan dalam hal penulisan, “saya yakin teman-teman ini bisa menulis tetapi masalahnya tadi kurangnya penyempurnaan di isi tulisan kita, itu faktornya karena kurangnya informasi dan narasumber berita tersebut sehingga berita yang kita sampaikan kurang sempurna,” ucap mas iik ketika menjelaskan materi yang dia sampaikan.

Para santri yang tertarik dengan materi yang di sampaikan oleh Mas Iik tersebut banyak bertanya tentang cara mengembangkan berita yang sempurna serta bisa menarik perhatian para pembaca, sehingga mas iik sempat kewalahan dengan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan para peserta.

Menyambung pendapat mas Iik, Mas Feri juga memberikan informasi bahwa jika tulisan kita ingin sempurna maka minimal narasumber yang kita mintai informasi itu adalah dua orang sehingga kita bisa lebih mengembangkan informasi yang kita dapat, “ minimal kalau saya menulis berita itu narasumbernya dua orang sehingga kita itu mudah untuk memperkaya informasi dalam berita itu, dan bisa tersampaikan kepada pembaca informasi tadi” sambung pria yang juga teman RKH. Nasih Aschal itu.

Dalam kesempatan pelatihan itu juga hadir ketua umum Ponndok Pesantren Syaichona Moh. Cholil RKH. Nasih Aschal yang juga memberikan wejangan-wejangan kepada para peserta pelatihan agar bisa menjadikan tulisan itu memiliki nilai jual kepada masyarakat sehingga tulisan santri juga bisa eksis di kehidupan masyarakat “harapan saya sebenarnya dari dulu itu teman-teman ini bisa mengembangkan daya imajinasinya agar tulisannya juga bisa menghiasi kehidupan masyarakat luas” himbau beliau ketika acara akan selesai.

Pelatihan ini akan ditindak lanjuti oleh pesantren dan akan ada pertemua-pertemuan selanjutnya untuk meningkatkan kualitas santri dalam dunia jurnalistik.(Saiful Ghoffar)

Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan