Ulama dan Umaro Ikuti Dzikir Kebangsaan Di Istana Negara

Ulama dan Umaro Ikuti Dzikir Kebangsaan Di Istana Negara

SyaichonaCholil.net – Ribuan Ulama dan Umaro memenuhi halaman istana merdeka Jakrta dalam rangka Dzikir Kebangsaan pada Selasa (1/08) malam, tidak kurang dari 1000 tamu undangan hadir di halaman istana negara.

Panitia kegiatan berharap Dzikir Kebangsaan yang diadakan oleh Majlis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) menjadi sarana jembatan terbangunnya silaturahim berbagai elemen masyarakat, serta menciptakan tatanan masyarakat yang santun, rukun, dinamis dan agamis. Dalam konteks ke-Indonesiaan Majlis Dzikir Hubbul Wathon menjadi bagian penting dalam menjaga NKRI dan Kebhinekaan.

Ketua Umum MUI, KH. Maruf Amin yang didaulat sebagai Ketua Dewan Penasehat Majlis Dzikir Hubbul Wathon menyampaikan bahwa dzikir kebangsaan ini dalam rangka mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan berupa kemerdekaan bangsa Indonesia “kita Bersyukur karena Allah SWT telah memberikan kita nikmat kemerdekaan dan mensykuri Bangsa Indonesia memiliki dasar yang dapat mempersatukan seluruh elemen bangsa yaitu Pancasila”. ujarnya.

Beliau juga berharap agar kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun sebab menurutnya bangsa Indonesia telah mendapatkan berkat dan rahmat Allah SWT. “Semoga Dzikir Kebangsaan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus mengawali peringatan kemerdekaan RI karena bangsa ini telah mendapat berkah dan rahmat Allah ketika berjuang memerdekakan negara ini, karena itu para pemimpin bangsa menyatakan dalam pembukaan UUD 45 bahwa kemerdekaan bangsa ini atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa, Maka dari itu kita mengetuk pintu langit malam ini agar negara Indonesia menjadi negara yang baldatun tahyyibatun wa rabbul ghafur” terangnya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo selaku tuan rumah menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan pembukaan rangkaian acara HUT RI ke 72 “Hari ini kita memulai rangkaian peringatan ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 72 dengan dzikir kebangsaan malam hari ini, Kita membukanya dengan tasbih, tahlil, tahmid dan takbir, Kita memulai peringatan kemerdekaan ini dengan bersyukur dan memanjatkan doa bagi para pejuang, para kiyai, para tokoh daerah yang telah berjasa besar bagi kemerdekaan bangsa indonesia” katanya saat memberikan sambutan.

Melalui momentum ini juga presiden berjanji akan selalu menjaga kesatuan dan persatuan serta mengajak Ulama dan umaro untuk bekerjasama demi kemajuan Indonesia “Melalui peringatan kemerdekaan yang ke 72 ini kita menentukan kometmen untuk menjaga kesatuan dan persatuan, menjaga kerukunan dan toleransi, serta kerja bersama, kerja beriringan para ulama dan umaro untuk kemajuan Indonesia” tandasnya.

Di lain tempat Ketua Umum Ponpes Syaichona Moh. Choil Bangkalan, Ra Nasih memberikan komentar positif pada acara dzikir kebangsaan ini “saya berpendapat bahwa ini adalah kegiatan yang baik, selain dalam rangka mensyukuri kemerdekaan Negara yan ke 72 kegiatan ini juga dapat mempersatukan segenap elemen masyarakat yang majmuk dan berbeda-beda” ujarnya.

Komentar ini beliau sampaikan usai menghadiri kegiatan tersebut di kediamannya pada (2/08) dan juga menurutnya kegiatan ini bukan hanya dapat mengenang kembali jasa para pemimpin dan pejuang yang telah memerdekakan bangsa ini namun lebih dari pada itu nilai positif dari kegiatan ini adalah dalam rangka menanamkan kembali jiwa kebangsaan dalam bingkai NKRI

“Dzikir bersama itu sangat dianjurkan sebab dilakukan secara berjamaah dan lebih terkabul selain untuk mengenang jasa para pahlawan kita juga harus selalu menanamkan jiwa nasionalisme sebagaimana telah dicontohkan oleh hadratusy syaikh Hasyim Asyari melalui resolusi jihad” terangnya.

Zainal Arifin/SyaichonaCholil.net

Tags: , , , , , , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan